Skip to main content

>Casey Stoner Juara Seri MotoGP Sirkuit Indianapolis 2011

>Casey Stoner Juara Seri MotoGP Sirkuit Indianapolis 2011 | Casey Stoner semakin melebarkan jarak perolehan poin dengan pesaing terdekatnya yaitu Jorge Lorenzo. Stoner yang mendunggangi Repsol Honda pada saat Start justru tampil kurang baik, Stoner yang meraih pole position disalip oleh rekan setimnya dari Honda Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo. Beberapa putaran Pedrosa memimpin balapan, perlahan tapi pasti akhirnya Stoner memperlihatkan performa terbaiknya dan mengambil alih posisi terdepan hingga garis finish. Stoner akhirnya juara seri MotoGP Sirkuit Indianapolis 2011

[Baca juga: Vettel juara seri GP F1 Belgia 2011, Jadwal lengkap penyisihan Grup Liga Champions Eropa 2011-2012]

Pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, terlalu tangguh bagi para rivalnya dalam pertarungan di Sirkuit Indianapolis, Minggu (28/8/2011) atau Senin (29/8/2011) dini hari WIB. Pebalap Australia tersebut meraih kemenangan yang sensasional, setelah melibas rekan setimnya, Dani Pedrosa, serta dua pebalap Yamaha, Ben Spies dan Jorge Lorenzo.

Dengan demikian, Stoner semakin dekat dengan gelar juara dunia keduanya. Pasalnya, ia saat ini unggul 44 poin atas Lorenzo yang menjadi rival terdekat. Berkat kemenangan ketujuh sepanjang musim 2011, Stoner kini mengumpulkan total 243 poin.

Hasil ini juga membuat Stoner mewujudkan ambisinya untuk mengakhiri paceklik gelar di sirkuit dengan panjang 4.216 meter dan lebar 16 meter tersebut. Pasalnya, dari 29 kali memenangi balapan MotoGP, dia belum pernah naik podium nomor satu di Indy.

Pada tahun 2008, pebalap Australia tersebut hanya finis di urutan keempat dan absen pada tahun 2009 karena mengalami masalah kesehatan. Musim lalu, dia kecelakaan pada awal lomba. Semua itu dijalaninya dengan status pebalap Ducati. Kini, Stoner mengakhiri penantiannya tersebut dengan tampil gemilang sepanjang akhir pekan, yang disempurnakan dengan kemenangan yang ketujuh pada musim 2011.

Sementara itu, nasib buruk menimpa para pebalap Duati karena mereka mengalami gangguan pada motornya. Sementara Valentino Rossi sempat masuk garasi, tetapi bisa melanjutkan balapan dan finis di urutan ke-10, Nicky Hayden justru terus mendekam di garasi saat balapan tersisa tiga lap.

Jalannya balapan
Pedrosa melakukan start dengan sangat bagus. Dari posisi keempat, dia langsung melesat ke posisi terdepan, menggeser Stoner, yang justru melorot dua peringkat karena juga disalip oleh Lorenzo. Sementara itu, Simoncelli pun melakukan manuver brilian sehingga dia sukses melibas beberapa pebalap, termasuk Nicky Hayden, untuk menempati urutan keempat sehingga memberikan ancaman kepada tiga rivalnya tersebut yang berada di depan.

Memasuki lap kedua, Stoner berhasil mengalahkan Lorenzo sehingga dua pebalap Repsol Honda memimpin jalannya lomba. Akan tetapi, Pedrosa membuat gap yang cukup besar setelah membuat waktu tercepat sehingga dia sudah unggul 0,6 detik atas Stoner. Namun, Stoner, yang sejak latihan bebas kedua hingga kualifikasi mendominasi, secara perlahan bisa memangkas gap tersebut sehingga kian dekat dengan Pedrosa.

Usaha keras Stoner membuahkan hasil pada lap keenam. Ketika menikung ke kiri, Stoner mengambil dari sisi dalam sehingga dia bisa mendahului Pedrosa. Pemimpin klasemen sementara tersebut lantas langsung membuat gap yang membuatnya sangat berpeluang meraih kemenangan. Dua pebalap Repsol Honda ini sudah cukup jauh meninggalkan para rival di belakangnya karena Lorenzo yang berada di urutan ketiga sudah tertinggal 2,9 detik.

Jika Stoner semakin menjauh dan Pedrosa tak mendapat tekanan, maka lain halnya dengan persaingan di bagian belakang. Lorenzo harus mewaspadai Simoncelli dan duel seru yang terjadi antara Hayden, Ben Spies, dan Andrea Dovizioso, dalam perebutan posisi lima. Pada lap kedelapan, Dovizioso melakukan manuver yang bagus untuk menyalip Hayden saat menikung ke kanan. Spies pun mengambil kesempatan itu untuk menyodok ke urutan keenam.

Pada saat bersamaan, Stoner membuat rekor baru di Sirkuit Indianapolis ketika membukukan waktu tercepat 1 menit 39,182 detik sehingga mengalahkan waktu terbaik yang dibukukan Lorenzo pada musim lalu. Ini sekaligus membuat Stoner semakin jauh di depan karena unggul 2,3 detik atas Pedrosa. Performa yang ciamik itu membuat Stoner tak terbendung lagi untuk membukukan kemenangan ketujuh pada musim 2011. Sementara itu, Valentino Rossi justru bermasalah dengan motornya sehingga "The Doctor" terpuruk ke posisi juru kunci alias ke-17.

Spies, yang sempat terpuruk ke barisan tengah meskipun start dari urutan kedua, secara perlahan merangsek ke depan. Pada lap ke-11, pebalap tuan rumah ini melewati Dovizioso, sebelum mengalahkan Simoncelli, untuk mengancam Lorenzo. Enam lap berselang, Spies berhasil mengalahkan Lorenzo di lintasan lurus untuk menempati urutan tiga. Posisi tersebut mungkin yang terbaik yang bisa diraih karena dia sudah tertinggal 11,2 detik dari Stoner.

Rupanya, persoalan juga mendera Simoncelli. Daya cengkeram ban depan yang berkurang membuat si jabrik asal Italia tersebut tak mampu menggeber motornya secara maksimal. Akibatnya, posisi Simoncelli terus melorot. Saat balapan tersisa 10 lap, "Super Sic" terpuruk ke urutan kedelapan karena disalip Alvaro Bautista (Suzuki) dan Colin Edwards (Yamaha Tech 3).

Performa motor yang buruk tak membuat Rossi menyerah. Setelah sempat masuk garasi, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut berjuang untuk terhindar dari posisi juru kunci. Ketika balapan memasuki lap ke-22, Rossi secara perlahan memperbaiki posisinya sehingga ia bisa berada di urutan ke-12. Sementara itu, Hayden justru gagal menyelesaikan lomba karena saat tersisa 3 lap, giliran dia masuk garasi akibat mengalami persoalan pada motor. Ini menjadi hari yang buruk bagi Ducati karena Karel Abraham, yang juga menggunakan mesin Ducati, sudah lebih dulu berhenti pada lap ke-21.

Pada lap terakhir, Rossi kembali membuat sebuah kemajuan karena berhasil melewati Cal Crutchlow dan Simoncelli sehingga finis di urutan ke-10. Sementara itu, di bagian depan tak ada perubahan komposisi pebalap karena Stoner finis di urutan terdepan, diikuti Pedrosa, Spies, Lorenzo, Dovizioso, Bautista, Edwards, Randy de Puniet, dan Hiroshi Aoyama di urutan sembilan.

Bagi Stoner, semua misinya pada GP Indianapolis ini terpenuhi. Setelah meraih pole (yang ketujuh pada 2011), dia juga membukukan kemenangan ketujuh, sekaligus mengakhiri kisah buruk di Indy. Di atas semuanya, Stoner kini kian jauh dari kejaran Lorenzo, yang menjadi rival terdekat dalam perburuan gelar juara dunia 2011.

- Hasil GP Indianapolis
1. Casey Stoner 46:52.786
2. Dani Pedrosa +04.828
3. Ben Spies +10.603
4. Jorge Lorenzo +16.576
5. Andrea Dovizioso +17.202
6. Alvaro Bautista +30.447
7. Colin Edwards +39.690
8. Randy de Puniet +53.416
9. Hiroshi Aoyama +53.790
10. Valentino Rossi +55.345
11. Cal Crutchlow +57.184
12. Marco Simoncelli +01:00.141
13. Toni Elias +01:02.169
14. Hector Barbera +01:00.6
15. Nicky Hayden
16. Karel Abraham DNF
17. Loris Capirossi DNF

(olahraga.kompas.com)