Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012 | Capres Incumbent Barrack Obama kembali terpilih menjadi PResiden AS Periode 2012-2016 setelah menang tipis mengalahkan lawannya Mitt Romney dari Partai Republik. Barrack Obama memastikan kemenangannya setelah mengumumkan sendiri melalui jejaring sosial Twitter. Barrack Obama menang Pilpres AS 2012 ini salah satunya diumumkan melalui CNN. Adu kebijakan antar Obama vs Romney menentukan kemenangan Obama yang akhirnya didukung oleh sebagian besar warga AS yang menginginkan Obama kembali menjadi Presiden AS. Barrack Obama menang Pilpres AS 2012 sendiri disiarkan oleh bebagai tv secara global di berbagai negara. Berikut kutipan berita Barrack Obama menang Pilpres AS 2012

Barack Obama terpilih kembali menjadi Presiden Amerika Serikat, Selasa (6/11/2012), dengan mengalahkan Mitt Romney dari Partai Republik.
Obama menjadi orang Demokrat kedua yang terpilih kembali menjadi Presiden AS sejak Perang Dunia II. Kemenangan Obama dipastikan ketika CNN memastikan keunggulan Obama di Ohio yang memberi 18 suara elektoral. Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
"Ini terwujud karena kalian semua. Terima kasih," kata Obama melalui Twitter kepada 22 juta follower-nya.
Meskipun penghitungan suara di Florida dan Virginia belum selesai, Obama sudah mengumpulkan 274 suara elektoral, melebihi angka 270 yang diperlukan untuk memenangi pemilu AS. Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
Begitu kemenangan itu dinyatakan oleh CNN, suasana gegap gempita terjadi di Chicago, tempat Obama akan memberikan pidato kemenangan.
Kemenangan kembali Presiden AS Barack Obama sebenarnya sudah diprediksi pada tahun 2008. Begitu Obama mengalahkan John McCain pada tahun itu, sudah banyak prediksi yang menyatakan bahwa Obama akan menjadi Presiden AS berikutnya yang akan menjabat dua kali. Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
Carole Simpson, mantan wartawan ABC, yang kini menjadi pengajar di Boston, menyatakan bahwa Obama memiliki kepribadian istimewa. Simpson adalah wartawan yang lama malang melintang di Gedung Putih saat George W Bush menjadi Presiden AS.
Mitt Romney sudah menyatakan bahwa Obama adalah ancaman bagi Kristen-Judea sebagaimana ditulis di situs Huffington Post pada 2 November. Ini merefleksikan ancaman kaum konservatif terhadap Obama.
Pernyataan ini menimbulkan kemarahan dari pendukung Obama yang diarahkan kepada Romney. Kemarahan ini dinyatakan di akun Twitter.
Ancaman lain adalah hambatan pada kebijakan ekonomi Obama, yang berpotensi terganjal di DPR AS, yang dikuasai Partai Republik. Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
(sumber: internasional.kompas.com)
Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
Barack Obama terpilih kembali menjadi Presiden Amerika Serikat, Selasa (6/11/2012), dengan mengalahkan Mitt Romney dari Partai Republik.
Obama menjadi orang Demokrat kedua yang terpilih kembali menjadi Presiden AS sejak Perang Dunia II. Kemenangan Obama dipastikan ketika CNN memastikan keunggulan Obama di Ohio yang memberi 18 suara elektoral. Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
"Ini terwujud karena kalian semua. Terima kasih," kata Obama melalui Twitter kepada 22 juta follower-nya.
Meskipun penghitungan suara di Florida dan Virginia belum selesai, Obama sudah mengumpulkan 274 suara elektoral, melebihi angka 270 yang diperlukan untuk memenangi pemilu AS. Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
Begitu kemenangan itu dinyatakan oleh CNN, suasana gegap gempita terjadi di Chicago, tempat Obama akan memberikan pidato kemenangan.
Kemenangan kembali Presiden AS Barack Obama sebenarnya sudah diprediksi pada tahun 2008. Begitu Obama mengalahkan John McCain pada tahun itu, sudah banyak prediksi yang menyatakan bahwa Obama akan menjadi Presiden AS berikutnya yang akan menjabat dua kali. Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
Carole Simpson, mantan wartawan ABC, yang kini menjadi pengajar di Boston, menyatakan bahwa Obama memiliki kepribadian istimewa. Simpson adalah wartawan yang lama malang melintang di Gedung Putih saat George W Bush menjadi Presiden AS.
Mitt Romney sudah menyatakan bahwa Obama adalah ancaman bagi Kristen-Judea sebagaimana ditulis di situs Huffington Post pada 2 November. Ini merefleksikan ancaman kaum konservatif terhadap Obama.
Pernyataan ini menimbulkan kemarahan dari pendukung Obama yang diarahkan kepada Romney. Kemarahan ini dinyatakan di akun Twitter.
Ancaman lain adalah hambatan pada kebijakan ekonomi Obama, yang berpotensi terganjal di DPR AS, yang dikuasai Partai Republik. Barrack Obama Menang Pilpres AS 2012
(sumber: internasional.kompas.com)