Skip to main content

18 Wilayah Indonesia Terkena Cuaca Ekstrim 2012 versi BMKG

18 Wilayah Indonesia Terkena Cuaca Ekstrim 2012 versi BMKG | Awal tahun 2012 di beberapa wilayah Indonesia akan terkena cuaca ekstrim, tidak terkecuali ibu Kota Jakarta yang sampai saat ini terus di guyur hujan lebat dan angin kencang. Jika pada posting sebelumnya membahas tentang ramalan hujan banjir Jakarta 2012 dan Ramalan ancaman bencana alam 2012 di Indonesia, kali ini ada beberapa wilayah Indonesia yang terkena cuaca ekstrim. Berikut 18 wilayah Indonesia yang terkena cuaca ekstrim versi BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis 18 daerah di Indonesia yang kemungkinan akan terkena pengaruh cuaca ekstrim hujan lebat dan angin kencang disertai petir. Satu dari 18 daerah tersebut adalah Sulawesi Utara.

Menurut BMKG, cuaca ekstrim tersebut disebabkan adanya pumpunan angin yang memanjang di Laut Sulawesi hingga laut Arafuru. Konsentrasi awan hujan terjadi di Jawa, Kalimantan bagian Tengah, Sulawesi bagian Utara, Tengah dan Selatan, Maluku Utara, Maluku bagian Tenggara, Papua Barat serta Papua bagian Selatan dan Tengah.

Menurut situs BMKG, cuaca ekstrim akan terus terjadi hingga 26 Januari 2012. Maka berhati-hatilah dan selalu selalu kondisi badan.

Sementara itu Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sam Ratulangi Farid Mufti mengatakan warga di Sulawesi Utara sebaiknya waspada terhadap angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Warga harus waspada jika terjadi angin kencang, dengan tanda-tanda adanya awan cumulus nimbus yang ada diaras awan," ujarnya, Selasa (24/1/2012).

Mufti menambahkan meskipun angin kencang tersebut berlangsung singkat, namun biasanya dapat menyebabkan pohon tumbang maupun atap rumah berterbangan. Hal terjadi di daerah-daerah tertentu.
"Untuk angin saat ini kecepatnya 15 knot atau sekitar 30 kilometer per jam bertiup dari barat ke selatan," ungkapnya.

Sedangkan dikatakan ekstrim jika kecepatan angin di atas 48 kilometer per jam. Angin tersebut jika di laut dapat menyebabkan gelombang tinggi.
Untuk cuaca saat ini terjadi karena adanya tekanan rendah di Utara Australia, dan sedang aktifnya monsoon Asia.

"Untuk hujan berpeluang terjadi pada siang hingga malam hari, antara ringan sampai sedang," tuturnya.
Sedangkan untuk pengaruh cuaca di Sulut terjadi global dan regional. Untuk pengaruh global karena terjadinya pemanasan suhu laut, sehingga adanya penguapan, selain itu adanya pengaruh la nina dengan skala yang masih lemah.
"Namun demikian, meskipun skalanya masih lemah, la nina cukup mempengaruh iklim di Indonesia," ungkapnya.

Untuk pengaruh regional terjadi karena adanya Monsoon Asia yang sudah aktif, yaitu pergerakan massa udara dari Asia ke Australia. Hal ini terjadi karena di Asia terjadi musim dingin sedangkan di Australia musim panas sehingga massa udara bergerak ke Australia.
"Di Indonesia terjadi dua monsoon yang mempengaruhi musim yaitu, Asia atau barat dan Australia atau timur," kata Mufti. (sumber: tribunnews.com)

Baca juga: Ramalan bintang zodiak 2012, ramalan shio 2012 lengkap, ramalan 2012 tahun naga air